Jumat, 10 April 2015

RANGKAIAN KATA-KATA UNTUK HIDUP KITA



 INI BUKAN CINTA
Ku basuh luka hati dengan air mata
Ku berteriak dengan jiwa yang hilang
Ku mencari yang tak dapat kutemukan
Ku merasakan tapi tak ada artinya
Ku menangis untuk yangg telah bahagia
Ku bersedih untuk yang telah bergembira
Apakah ini Cinta..?
Janganlah menamakannya Atas Nama Cinta.

 ITU LAH YANG TERJADI
Terkadang orang yangg memuji kita
hanya untuk mengucapkan
Terima kasih untuk kebaikan kita.

COBALAH
Tulus seperti merpati
cerdik seperti ular

KESADARAN
Hidup ini bergerak terlalu cepat...
jangan sampai melewatkan SESUATU
dalam hidup ini 


PIKIRKAN
Hidup ini indah kawan coba nikmati saja. 
Persetan apa yang mereka bicarakan


BERAKSI
 Sesuatu yang indah pasti ada tantangnnya
jangan menyerah
 tetap semangat sahabat
jadilah sang juara
untuk kehidupan kita  masing-masing


PERCAYALAH
Jangan pernah mengatakan berakhir
jika kau masih melihatnya
jangan pernah mengatakan berakhir
Jika kau masih bernafas
kejarlah mimpimu dan wujudkanlah harapanmu
karena roda dunia, selamanya masih berputar
sedangkan dunia tidak akan pernah berakhir
dan jangan lupa Percaya pada TuhanMu
 


 NOW
Keberanian sejati adalah
ketakutan yang dipaksakan.
lakukanlah bila itu yang terbaik
"everything it's gonna be okay" 


HIDUP ATAU HIDUP
Kemewahan
tidak bisa melengkapi kehidupan.
yang bisa melengkapi kehidupan
dia yang memberimu kemewahan 

 SEHARUSNYA
Hidup dalam kenyataan harus berani menghadapi kenyataan yang ada
karena kita hidup dalam dunia yang nyata Hadapi lah dengan senyuman yang nyata.

 APAKAH HARUS?
Aku tak pernah berlari meninggalkanmu
melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini… Aku masih ada.
namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat
setiap hari ku hanya bisa berkata pada hati
besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
tapi dalam Malam hari; Hanya ada dirimu.

Pengalamatan IP



Pengantar Alamat IP

Peralatan‑peralatan yang ada dalam sistem jaringan berbasis TCP/lP dikenali dengan alamat IP (internet protocol).Peralatan jaringan seperti komputer, print server, hub atau alat lain harus mempunyai alamat IP tertentu supaya dapat dikenali dalam jaringan. Alamat IP ini merupakan alamat yang melekat pada kartu jaringan.Hal ini perlu dipahami karena sangat dimungkinkan untuk satu peraiatan semacam komputer dapat mempunyai lebih dari satu kartu jaringan sehingga untuk satu peralatan dimungkinkan untuk mempunyai beberapa alamat IP.Bahkan untuk satu kartu jaringan dapat diberi lebih dari satu alamat IP.Karena biasanya untuk satu peralatan hanya mempunyai satu kartu jaringan umumnya orang memahami alamat IP sebagai alamat yang melekat pada peralatan.
Alamat IP merupakan bilangan biner 32 bit yang terbagi menjadi empat kelompok sehingga masing‑masing kelompok terdiri dari bilangan biner 8 bit. Ini menupakan implementasi alamat IP yang disebut IPv4. Sebagai contoh:  11000000.10101000.01100100.01100111
Kebanyakan orang tidak terbiasa menggunakan bilangan biner mereka lebih terbiasa dengan bilangan desimal sehingga untuk memudahkan pembacaan orang mengenai alamat IP di atas sebagai :192.168. 100. 103
Masing‑masing kelompok bit biner terdiri dari 8 bit, sehingga jika diubah menjadi bilangan desimal, maka bilangan yang mungkin adalah dari 0 (biner = 00000000) sampai 255 (biner = 11111111 ) yaitu ada 256 bilangan desimal.

Alamat Jaringan, Host, Broadcast

Alamat IP dapat dilihat sebagai 2 bagian kelompok bilangan.Bagian pertama sebagai bagian jaringan dan bagian kedua sebagai bagian host.
Bagian jaringan akan menentukan alamat jaringan peralatan tersebut. Alamat jaringan adalah alamat IP yang mana bit bilangan bagian host semuanya dibuat menjadi 0. Alamat jaringan akan menentukan lokasi peralatan dalam sistem jaringan, apakah ada pada lokasi yang sama atau tidak.
Bagian host menentukan nomor host atau kartu jaringan untuk peraiatan jaringan yang dimaksud. Bagian host akan menentukan alamat host.
Selain alamat jaringan dan alamat host, juga dapat diambil pengertian tentang alamat broadcast. Alamat broadcast adalah alamat IP yang mana semua bit biiangan bagian host dibuat menjadi 1. Alamat broadcast digunakan untuk berbicara secara simultan kepada semua peralatan dalam suatu jaringan. Perhatikan contoh berikut :

11000000.10101000.01100100.01100111 = 192.168.100.103
jika yang dicetak tebal adalah bagian host, maka alamat jaringannya
11000000.10101000.01100100.00000000 = 192 168.100.0
dan alamat broadcastnya
11000000.10101000.01100100.11111111 = 192.168.100.255

Contoh berikut ini nantinya berhubungan dengan subnetwork
11000000.10101000.01100100.01100111 = 192.168.100.103
jika yang dicetak tebal adalah bagian host, maka alamat jaringannya
11000000.10101000.01100100.01100000 = 192.168.100.96
dan alamat broadcastnya
11000000.10101000.01100100.01111111 = 192.168.100.127

Kelas Pada Alamat IP
Pada awalnya, untuk menentukan bagian jaringan dan bagian host suatu alamat IP digunakan pengelompokan alamat IP menjadi kelas‑kelas.Dalam hal ini alamat IP dikelompokkan menjadi 5 kelas. Pengelompokan ini didasarkan pada nilai kelompok bit paling kiri dari alamat IP.
Cara pembagian kelas alamat IP adalah sebagai berikut.
0xxxxxxx.‑‑‑‑.‑‑‑‑.‑‑‑‑ : kelas A
10xxxxxx.‑‑‑‑.‑‑‑‑.‑‑‑‑ : kelas B
110xxxxx.‑‑‑‑.‑‑‑‑.‑‑‑‑ : kelas C
1110xxxx.‑‑‑‑.‑‑‑‑.‑‑‑‑ : kelas D
11110xxx.‑‑‑‑.‑‑‑‑.‑‑‑‑ : kelas E

Keterangan:
Alamat IP kelas A adalah alamat IP yang mana bit pertama dari kelompok 8 bit paling kiri bernilai 0.
Alamat IP kelas B adalah alamat IP yang mana 2 bit pertama dari kelompok 8 bit paling kiri bernilai 10.
Alamat IP kelas C adalah alamat IP yang mana tiga bit pertama dari kelompok 8 bit paling kiri bernilai 110
Alamat IP kelas D adalah alamat IP yang mana empat bit pertama dari kelompok 8 bit paling kiri bemilai 1110
Alamat IP kelas E adalah alamat IP yang mana lima bit pertama dari kelompok 8 bit paling kiri bernilai 11110
Pada alamat IP kelas A :
-          Bagian pertama (8 bit) dari empat kelompok bit merupakan bagian jaringan, sedangkan tiga bagian berikutnya (24 bit) merupakan bagian host.
-          Karena pada alamat IP kelas A ditentukan bahwa bit pertama adalah 0, maka nilai pada kelompok bit pertama hanya ditentukan oleh 7 bit mulai dari 00000000 (desimal = 0) sampai 01111111 (desimal = 127).
-          Perlu diketahui bahwa alamat jaringan 0.0.0.0 dipakai untuk default route, sedangkan alamat jaringan 127.0.0.0 dipakai untuk alamat loopback. Dengan demikian jumlah alamat jaringan dalam alamat IP kelas A adalah 27‑ 2 = 126 buah.
-          Karena 8 bit pertama sudah digunakan untuk menentukan alamat jaringan, alamat IP kelas A menyisakan 24 bit untuk menentukan alamat host. Dengan demikian jumlah alamat host yang mungkin tiap jaringan adalah 224 - 2 = 16777214. Mengapa dikurangi 2 ? Hal ini disebabkan alamat IP x.0.0.0 sudah dipakai untuk alamat jaringan dan alamat IP x.255.255.255 digunakan untuk alamat broadcast.
Pada alamat IP kelas B :
-          Bagian pertama dan kedua (16 bit) dari empat kelompok bit merupakan bagian jaringan, sedangkan dua bagian berikutnya (16 bit) merupakan bagian host.
-          Karena pada alamat IP kelas B ditentukan bahwa dua bit pertama adalah 10, maka nilai pada kelompok bit pertama hanya ditentukan oleh 6 bit mulai dari 100000000 (desimal = 128) sampai 10111111 (desimal = 191).
-          Jumlah alamat jaringan yang mungkin dalam alamat IP kelas B adalah 2(6+8) = 16384. Sedangkan alamat host yang mungkin tiap jaringan adalah 216‑ 2 = 65534. Alamat IP x.y.0.0 dipakai untuk alamat jaringan dan alamat IP x.y.255.255 digunakan untuk alamat broadcast.
Pada alamat IP kelas C :
-          Bagian pertama, kedua dan ketiga (24 bit) dari empat kelompok bit menupakan alamat jaringan, sedangkan bagian keempat (8 bit) merupakan bagian host.
-          Karena pada alamat IP kelas C ditentukan bahwa tiga bit pertama adalah 110, maka nilai pada kelompok bit pertama hanya ditentukan oleh 5 bit mulai dari 11000000 (desimal = 192) sampai 11011111 (desimal = 223).
-          Jumlah alamat jaringan yang mungkin dalam alamat IP kelas C adalah 2(5+8+8) = 2097152. Sedangkan alamat host yang mungkin untuk tiap jaringan adalah 28‑ 2 = 254. Alamat IP x.y.w.0 dipakai untuk alamat jaringan dan alamat IP x.y.w.255 digunakan untuk alamat broadcast.
Pada alamat IP kelas D dan E :
-          Kelompok alamat IP kelas D digunakan untuk multicasting, sedangkan kelompok alamat IP kelas E dicadangkan dan belum dialokasikan.
-          Alamat IP multicast dipakai untuk alamat semua grup komputer pada satu waktu. Salah satu contohnya adalah streaming audio atau video. Misalkan banyak komputer ingin menerima transmisi video pada waktu yang bersamaan. Jika data tersebut dikirimkan ke setiap komputer secara individu, maka diperlukan beberapa aliran data. Jika data tersebut dikirimkan sebagai broadcast, maka tidak perlu lagi proses untuk semua system. Dengan multicast data tersebut hanya dikirim sekali, tetapi diterima oleh banyak system.
-          Dalam pengertian ini, tidak diijinkan untuk memberi alamat IP pada kartu jaringan dengan alamat IP yang berada pada kelas D dan kelas E. Dengan demikian, tidak diijinkan untuk membuat alamat IP dengan angka desimal yang lebih besar dari 223 pada bagian pertama.
Dengan demikian, dapat dibuat ringkasan nilai yang mungkin untuk masing‑masing kelas alamat IP sebagai berikut :

Kelas‑Kelas Alamat IP


Kelas IP
Bagian Pertama
Jumlah Jaringan
Jumlah Host
A
1 s/d 126
126
16777214
B
128 s/d 191
16384
65534
C
192 s/d 223
2097152
254

Alamat IP 127.y.w.z. tidak dimasukkan dalam alamat IP kelas A, karena alamat IP pada kElompok ini digunakan untuk alamat loopback (lo).Alamat loopback digunakan untuk mengirim paket bagi dirinya sendiri.Ada atau tidak kartu jaringan, alamat loopback tetap ada dalam jaringan TCP/IP.

Alamat IP Privat (Non Routed)
Dari semua alamat IP yang mungkin baik untuk kelas A, B maupun C, ada alamat IP khusus yang disebut alamat IP privat.Alamat IP ini tidak tehubung dengan alamat IP publik atau tidak dirouting. Alamat IP privat digunakan untuk membentuk jaringan yang sifatnya local,dalam pengertian tidak terhubung ke jaringan publik secara langsung.
Ketentuan tentang alamat IP privat diatur dalam dokumen RFC 1918 (Request for Comments 1918). Inti isi dokumen tersebut adalah bahwa IANA ( Internet Assigned Numbers Authority) menyediakan tiga blok alamat IP berikut untuk alamat IP privat.

Tabel. Alamat IP Privat.

Kelas IP
Rentang
A
10.0.0.0 s/d 10.255.255.255
B
172.16.0.0 s/d 172.31.255.255
C
192.168.0.0 s/d 192.1 68.255.255

Network Mask (Suhnetwork Mask)
Network Mask atau istilah lengkapnya Subnetwork Mask atau disingkat Netmask digunakan untuk menginterpretasikan secara lokal satu bagian alamat jaringan. Netmask secara mudah diperoleh dengan cara mengubah semua bit pada bagian jaringan menjadi 1 dan mengubah semua bit pada bagian host menjadi 0. Dengan demikian untuk alamat IP kelas A, B dan C dapat ditentukan netmasknya sebagai berikut :
-          Alamat IP kelas A punya netmask 255.0.0.0
-          Alamat IP kelas B punya netmask 255.255.0.0
-          Alamat I P kelas C punya netmask 255.255.255.0
Netmask akan menentukan rentang alamat IP yang berada pada satu jaringan yang sama. Jika suatu alamat IP sudah bisa diketahui berada pada jaringan yang sama, maka tidak perlu dicari dengan cara routing (melalui table route). Berikut ini diberikan contoh bagaimana netmask menentukan rentang alamat IP yang berada dalam satu jaringan.
Misalnya ditentukan alamat IP 192.168.100.103 netmask 255.255.255.0
Jika ditulis dalam bentuk biner :
192.168.100.103 = 11000000.10101000.01100100.01100111
255.255.255.0     = 11111111.11111111.11111111.00000000
maka alamat jaringan untuk alamat IP tersebut adalah
192 .168 .100 .0 = 11000000 . 10101000. 01100100. 00000000
Rentang alamat IP yang berada pada satu jaringan dengan alamat IP tersebut ditentukan oleh bagian host alamat IP tersebut yaitu 192.1 68.100.1 s/d 192.168.100.254. Mengapa alamat IP 192.168.100.255 tidak disertakan ?
Contoh yang lain, misalnya ditentukan : alamat IP 192.168.100.103 netmask 255.255255.224
Jika ditulis dalarn bentuk biner
192.168.100.103 = 11000000.10101000.01100100.01100111
255.255.255.224 = 11111111.11111111.11111111. 11100000
maka alamat jaringan untuk alamat IP tersebut adalah
192 .168.100.96 = 11000000.10101000.01100100.01100000
Rentang alamat IP yang berada pada satu jaringan dengan alamat IP tersebut ditentukan oleh bagian host alamat IP tersebut yaitu 192.168.100.97 s/d 192.168.100.126.Mengapa alamat IP 192.168.100.127 tidak disertakan?

Selain seperti yang sudah disebutkan di atas orang sering menyebut netmask dengan cara menyebut jumlah bit 1 pada netmask.
Misalnya :
10.110.100.11 netmask 255.0.0.0 ditulis 10.110.100.11 /8
172.31.80.253 netmask 255.255.0.0 ditulis 172.31.80.253 / 16
192.168.100.1 netmask 255.255.255.0 ditulis 192.168.100.1 /24
192.168.100.1 netmask 255.255.255.128 ditulis 192.168.100.1 /25
192.168.100.1 netmask 255.255.255.192 ditulis 192.168.100.1 / 26
192.168.100.1 netrnask255.255.255.224 ditulis 192.168.100.1 /27
192.168.100.1 netmask 255.255.255.240 ditulis 192.168.100.1 /28
192.168.100.1 netmask 255.255.255.248 ditulis 192.168.100.1 /29
192.168.100.1 netmask 255.255.255.252 ditulis 192.168.100.1 /30
192.168.100.1 netmask 255.255.255.254 ditulis 192.168.100.1 /31
192.168.100.1 netmask 255.255.255.255 ditulis 192.168.100.1 /32

Sub Network (Subnet)
Sub Network atau disingkat subnet menupakan bagian atau potongan dari suatu jaringan. Suatu jaringan dapat dibagi menjadi beberapa bagian jaringan yang lebih kecil yang disebut subnet.
Pembentukan subnet dilakukan dengan cara meminjam satu atau lebih bit pada bagian host dan memperlakukan secara lokal sebagai bit dari bagian jaringan. Untuk menjelaskan masalah subnet, perhatikan beberapa contoh berikut ini.
Misalnya ada alamat jaringan kelas C, 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0
Dapat dibagi menjadi dua subnet dengan cara meminjam satu bit dari bagian host menjadi bit bagian jaringan. Dengan demikian netmask berubah menjadi 225.225.255.128.
Jaringan pertama dapat diperoleh dengan cara memberi nilai 0 pada bit yang dipinjam dari bagian host menjadi bagian jaringan.



alamat jaringan :
192.168.100.0     = 11000000.10101000.01100100.00000000
netmask:
255.255.255.128 = 11111111. 11111111.11111111.10000000
broadcast:
192.168.100.127 = 11000000.10101000.01100100.01111111
rentang host :
192.168.100.1 s/d 192.168.100.126
Jaringan kedua dapat diperoleh dengan cara memberi nilai 1 pada bit yang dipinjam dari bagian host menjadi bagian jaringan.
alamat jaringan:
192.168.100.128 = 11000000.10101000.01100100.10000000
netmask:
255.255.255.128 = 11111111.11111111.11111111.10000000
broadcast:
192.168.100.255 = 11000000.10101000.01100100.11111111
rentang host:
192.168.100.129 s/d 192.168.100.254

Dengan cara yang sama, jaringan di atas dapat dibagi menjadi empat subnet dengan cara meminjam 2 bit dari bagian host dan diperlakukan secara lokal sebagai bit bagian jaringan.
Dengan cara yang sama pula, jaringan di atas dapat dibagi menjadi delapan subnet dengan cara meminjam 3 bit dari bagian host dan diperlakukan secara lokal sebagai bit bagian jaringan.
Berikut ini diberikan ringkasan pembagian subnet sampai 8 subnet.

Tabel  Pembagian Subnet


Sub
Netmask
Jaringan
Broadcast
Rentang Host
2
255.255.255.128
x.y.w.0
x.y.w.127
x.y.w.1 s/d x.y.w.126
x.y.w.128
x.y.w.255
x.y.w.129 s/d x.y.w.254
4
255.255.255.192
x.y.w.0
x.y.w.63
x.y.w.1 s/d x.y.w.62
x.y.w.64
x.y.w.127
x.y.w.65 s/d x.y.w.126
x.y.w.128
x.y.w.191
x.y.w.129 s/d x.y.w.190
x.y.w.192
x.y.w.255
x.y.w.193 s/d x.y.w.254
8
255.255.255.224
x.y.w.0
x.y.w.31
x.y.w.1 s/d x.y.w.30
x.y.w.32
x.y.w.63
x.y.w.33 s/d x.y.w.62
x.y.w.64
x.y.w.95
x.y.w.65 s/d x.y.w.94
x.y.w.96
x.y.w.127
x.y.w.97 s/d x.y.w.126
x.y.w.128
x.y.w.159
x.y.w.129 s/d x.y.w.158
x.y.w.160
x.y.w.191
x.y.w.161 s/d x.y.w.190
x.y.w.192
x.y.w.223
x.y.w.193 s/d x.y.w.222
x.y.w.224
x.y.w.255
x.y.w.225 s/d x.y.w.254

Contoh soal :
1.      Suatu jaringan klas C, dengan Network Number = 192.168.10.0, network tersebut di subnet dengan subnet mask 255.255.255.192.
Tentukan :
Ø  Ada berapa subnet ?
Ø  Ada berapa host per subnet ?
Ø  Alamat subnetnya  berapa saja ?
Ø  Alamat broadcastnya  berapa saja ?
Ø  Alamat berapa yang valid (dari alamat awal sampai alamat akhir per subnet)


Jawaban
Diketahui :
alamat jaringan :
192.168.10.0       = 11000000.10101000.00001010.00000000
netmask:
255.255.255.192 = 11111111. 11111111.11111111.11000000


Ø  Jumlah subnetnya adalah 22 = 4 subnet
Ø  Host per subnet adalah 26 = 64 host  per subnet
Ø  Alamat subnetnya  adalah :
-          11000000.10101000.00001010.00000000 = 192.168.10.0       (subnet 1)
-          11000000.10101000.00001010.01000000 = 192.168.10.64     (subnet 2)
-          11000000.10101000.00001010.10000000 = 192.168.10.128   (subnet 3)
-          11000000.10101000.00001010.11000000 = 192.168.10.192   (subnet 4)
Ø  Alamat broadcastnya  adalah :
-          11000000.10101000.00001010.00111111 = 192.168.10.63     (subnet 1)
-          11000000.10101000.00001010.01111111 = 192.168.10.127   (subnet 2)
-          11000000.10101000.00001010.10111111 = 192.168.10.191   (subnet 3)
-          11000000.10101000.00001010.11111111 = 192.168.10.255   (subnet 4)
Ø  Alamat berapa yang valid (dari alamat awal sampai alamat akhir per subnet)
-          192.168.10.1    -  192.168.10.62       (subnet 1)
-          192.168.10.65  -  192.168.10.126     (subnet 2)

-          192.168.10.129  -  192.168.10.190     (subnet 3)
-          192.168.10.193  -  192.168.10.254     (subnet 4)

Search